Bakoppak

Hutan di Indonesia Menderita Kanker Kronis

Diposting oleh bakoppak | 2/28/2009 01:37:00 AM |



SEMARANG – Mentri kehutanan H MS Kaban SE Msi mengemukakan, 2,8 juta hektar hutan di Indonesia rusak setiap tahun. Dari 120 juta hektar yang kita miliki, 59juta hektar diantaranya rusak berat.

“ Kehutanan kita membutuhkan orang, masyarakat, serta tenaga yang terampil dan ahli dalam pengelolaan huatan. Akan jadi apa hutan kita kedepan, bila saat ini kecepatan kerusakannya 2,8 juta hektar pertahun,”ungkapnya saat memmberi kuliah umum pada mahasiswa baru Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang di aula FTI.
Kerusakan hutan akan menimbulakan kerusakan ekosistem, banjir pada musim hujan, dan kekeringan pada musim kemarau. Untuk itu, Kaban mengajak semua lapisan masyarakat termasuk mahasiswa untuk bersama pemerintah turut menjaga kelestarian hutan.Kerusakan hutan Indonesia tak hanya di Kalimantan dan Papua.Dia menyatakan luas hutan Pulau Jawa saat ini tinggal 19%. Padahalnya, idealnya 30% dari luas pulau yang berpenduduk terbanyak di Indonesia itu seharusnya berupa hutan.


“Kehutanan Indonesia sedang mengalami ‘kanker lronis’ yang masukdalam stadium empat. Kalau kondisi ini di biarkan, nasib hutan kita tinggal beberapa hari lagi,” ujar dia didampingi Rektor Unissula Dr M Rofiq Anwar.Dia menyebutkan, kasus pencurian hutan telah merambah hampir seluruh hutan. Di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara misalnya, 7.000 hektar pohon jati habis di babat dan dicuri orang. Belum lagi hutan besar seperti di Kalimantan dan Papua. Kerugian Negara akibat pencurian kayu hutan Rp 35 triliun-Rp 41 triliun pertahun. Kayu-kayu curian tersebut dijual ke para cukong ke Thailan, India, Vietnam, China dan Malaysia. Menurut keterangan Kaban, kayu merbau asal Papua di jual pencuri kayu di cukong hanya Rp 25.000 per batang, lalu oleh cukong dijual ke China Rp 2,5 juta per batang.”Dari kayu tersebut, China mampu menciptakan lapangan kerja bagi 600.000 orang di industri perkayuan. Sementara itu Indonesia yang merupakan negara penghasil kayu, ribuan sarjana sulit mencari kerja. Kita mempunyai sumber daya alam tapi tak mendapatkan apa-apa.
Selamat kan hutan indonesia , selamatkan kehidupan anak cucu kita